Beranda \ Berita Polbeng \ Polbeng Berhasil Mengirimkan Delegasinya Ke Australia

Polbeng Berhasil Mengirimkan Delegasinya Ke Australia

 30 Mei 2013     


Polbeng berhasil mengirimkan satu peserta dalam kegiatan Vocational Education Leadership Training (VELT) di Australia. A. Malik Ahmad, M.Ed salah seorang dosen yang juga menjabat sebagai Wakil Direktur bidang Keuangan dan Administrasi Umum Politeknik Negeri Bengkalis berhasil lolos dalam seleksi yang diadakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditbelmawa) Direktorat Pendidikan Tingi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Sebanyak 20 orang pimpinan politeknik negeri se-Indonesia mengikuti kegiatan  VELT di Australia. Kegiatan ini diselenggarakan atas kerja sama Pemerintah Indonesia melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Pemerintah Australia melalui TAFE (Technical and Further Education) Australia selama 2 pekan sejak tanggal 11-25 Mei 2013.

Sebelum kegiatan ini dilaksanakan, dilakukan terlebih dahulu seleksi dalam beberapa tahap diantaranya pembuatan karya tulis bahasa Inggris yang bertemakan "Bagaimana Membangun Kerjasama dengan Industri", presentasi dan wawancara oleh staf Kedubes Australia di Jakarta. Dari hasil seleksi yang dilakukan terpilihlah 20 orang pimpinan (wakil 20 politeknik) dari 36 politeknik negeri yang ada di Indonesia. Salah seorang peserta yang berhasil untuk mengikuti program ini adalah A. Malik Ahmad, M. Ed yang merupakan wakil dari Politeknik Negeri Bengkalis. " Saya sangat bersyukur bisa lolos seleksi mengikuti kegiatan yang dilaksanakan oleh kedua negara ini karena sangat bermanfaat sekali buat saya dan tentunya juga buat Politeknik Negeri Bengkalis kedepan" kata Malik saat wawancara singkatnya sebelum bertolak ke Sydney Australia (11/5).

Tujuan utama dari program ini adalah untuk mendapatkan pemahaman tentang pendidikan dan pelatihan vokasi di Australia, pengembangan dan peningkatan kemampuan kepemimpinan dalam pengelolaan politeknik serta pengembangan jaringan pelatihan dan pendidikan vokasi antara Indonesia dan Australia. Target peserta adalah pimpinan politeknik yang dinominasi oleh Dikti Kemdikbud melalui seleksi.

Selama 2 minggu para peserta akan dibekali ilmu diantaranya sistem pendidikan di Australia, bagaimana lembaga pendidikan Australia membangun kerjasama dengan industri, managemen kampus/ perguruan tinggi (managing college), quality assurance, manajemen dan pengembangan staf, perencanaan strategis, sistem manajemen kemahasiswaan, customer service, kepemimpinan dan banyak lagi topik yang berhubungan pengembangan manajemen dan pendidikan vokasi.

Target Outcomes yang diharapkan dari kegiatan ini adalah peserta akan memperoleh pemahaman detail tentang kepemimpinan dan proses manajemen TAFE Institute di Australia, perbedaan utama dan manfaat dari pelatihan berbasiskan kompetensi yang berhubungan dengan kelas dan academic based learning serta wawasan tentang kerjasama dengan industri.

Delegasi ini juga akan akan mengunjungi beberapa tempat diantaranya adalah TAFE Directors Australia (Badan yang mengelola Pendidikan Tinggi Vokasi di Australia) dan TAFE Institute dibeberapa Negara Bagian Australia seperti di Sydney, Canberra, Perth dll.


Rilis Berita


Cegah Corona Masuk Kampus, Polbeng Terapkan Cek Suhu Tubuh

Sebagai upaya mengantisipasi pencegahan perkembangan dan penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) di lingkungan kampus, Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) telah melakukan beberapa langkah-langkah pencegahan dini salah satunya dengan menerapkan pemeriksaan suhu tubuh bagi seluruh dosen,....... Selengkapnya


Cegah Penyebaran COVID 19 di Lingkungan Kampus, Polbeng Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Politeknik Negeri Bengkalis Resmi Umumkan Hasil SNMPN

LSP Polbeng Mendapatkan Bantuan PSKK 2020 BNSP

H-1 Menjelang Pengumuman SNMPN 2020

Polbeng Laksanakan Pengecekan Suhu Badan, Sebagai Bentuk Antisipasi Dini Covid-19

Polbeng Jalin Kerjasama Dengan Pemerintah Desa Wonosari Bengkalis

Cegah Penyebaran Covid-19, Polbeng Terapkan Sistem Kuliah Daring

SNMPN 2020 Polbeng Capai 3000 Pendaftar

Berita Lainnya