Beranda \ Berita Polbeng \ Budi Agus Santoso : Ada 7 Persyaratan yang Harus dimiliki Untuk Mendirikan Inkubator Bisnis

Budi Agus Santoso : Ada 7 Persyaratan yang Harus dimiliki Untuk Mendirikan Inkubator Bisnis

 03 Desember 2016     Andriano


Inkubator pada hakikatnya merupakan model inovatif, yang menempatkan pengusaha atau calon pengusaha yang terseleksi, untuk dibina dalam suatu tempat yang khusus.  Dalam implementasinya, para pengusaha dan calon pengusaha ini diberikan fasilitas ruang kerja yang dapat digunakan bersama, jasa konsultasi, pelatihan teknis,  penyediaan informasi, serta pemberian asistensi dalam pemasaran dan manajemen

Untuk itu model inkubator harus tersusun secara terintegrasi, di mana bentuk pembinaan dengan pendekatan inkubator dapat dilakukan secara inward looking dan outward looking.  Seluruh aspek yang berkaitan dengan pembinaan dapat dilakukan sesuai dengan kebutuhan usaha mikro, kecil dan menengah.

Adapun untuk mendirikan Inkubator Bisnis, maka terdapat 7 persyaratan yang harus dimiliki yang disebut dengan 7S yaitu : Space, Shared, Services, Support, Skill development, Seed capital, dan Synergy. Adapun 7S dimaksud adalah : 

1.Space: inkubator menyediakan tempat untuk mengembangkan usaha pada tahap awal. 

2.Shared: inkubator menyediakan fasilitas kantor yang bisa digunakan secara bersama, misalnya resepsionis, ruang konferensi, sistem telepon, faksimile, komputer, dan keamanan. 

3.Services: meliputi konsultasi manajemen dan masalah pasar, aspek keuangan dan hukum, informasi perdagangan dan teknologi. 

4.Support: inkubator membantu akses kepada riset, jaringan profesional, teknologi, internasional, dan investasi. 

5.Skill development: dapat dilakukan melalui latihan menyiapkan rencana bisnis, manajemen, dan kemampuan lainnya. 

6.Seed capital: dapat dilakukan melalui dana bergulir internal atau dengan membantu akses usaha kecil pada sumber-sumber pendanaan atau lembaga keuangan yang ada. 

7.Synergy: kerjasama tenant atau persaingan antar tenant dan jejaring (network) dengan pihak universitas, lembaga riset, usaha swasta, profesional maupun dengan masyarakat internasional. 

Inkubator perlu melatih penanganan teknis operasional untuk menangani perkembangan UMKM dimasa mendatang, sehingga perlu diarahkan kepada antisipasi perkembangan usaha di masa depan.  Kerjasama ini dapat membentuk sinergi dan efisiensi yang lebih besar sehingga dapat dipergunakan sebagai ujung tombak strategi untuk berhubungan dengan pelaku ekonomi lain, baik global maupun lokal untuk kepentingan UMKM dan masyarakat. (And)


Rilis Berita


Polbeng akan Gelar Wisuda Ahli Madya dan Sarjana Terapan pada 25 Nopember Mendatang

Menjelang Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda ke 14 Polbeng yang akan dilaksanakan pada Sabtu, 25 Nopember mendatang, panitia tampak sibuk mempersiapkan segala keperluan acara. Tahun ini, Senat Polbeng yang dipimpin oleh Razali dan 17 anggota lainnya akan mengukuhkan 403 wisudawan/i Ahli....... Selengkapnya


WD Hijab, Kelompok Usaha Mahasiswa Polbeng Berangkat ke Pontianak untuk Ikuti Expo KMI 2017

Mahasiswa D3 Administtasi Bisnis Gelar Seminar Kepemimpinan

Dakwah Lewat Tulisan, UKMI Al Ishlah Polbeng Rilis Buku “Lingkar Cinta”

Polbeng Hibah Kapal Nelayan Kepada Desa Deluk

Kuliah Praktisi Teknik Elektro, Narasumber Berbagi Tips Sukses di Dunia Kerja

Ikatan Alumni Polbeng Gelar Reuni Akbar Perdana

Polbeng Jadi Tuan Rumah RAPIMDA 1 FSLDK se Propinsi Riau

Kuliah Praktisi Kemaritiman, Persiapkan Taruna/i Hadapi Tantangan MEA

Berita Lainnya