Beranda \ Berita Polbeng \ Tingkatkan Mutu SDM, LSP Politeknik Negeri Bengkalis Gelar Dua Kegiatan Sertifikasi Kompetensi

Tingkatkan Mutu SDM, LSP Politeknik Negeri Bengkalis Gelar Dua Kegiatan Sertifikasi Kompetensi

 29 Desember 2016     Irmayanti


Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di suatu perguruan tinggi, salah satu upaya yang perlu dilakukan  adalah mengadakan kegiatan-kegiatan yang dapat membantu meningkatkan kompetensi tenaga pendidknya. Dalam hal ini, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Politeknik Negeri Bengkalis turut mengupayakan kegiatan-kegiatan tersebut dengan mengadakan dua kegiatan asesor dalam waktu yang bersamaan. Dua kegiatan yang dilaksanakan tersebut yakni Pelatihan dan Uji Sertifikasi Asesor Kompetensi untuk tenaga pendidik yang belum tersertifikasi serta Workshop Penyusunan Dokumen Skema Kompetensi (TUK) untuk tenaga pendidik yang sudah memiliki sertifikat kompetensi.

Dengan mengusung tema “Menuju Kemandirian LSP Politeknik Negeri Bengkalis Dalam Mensertifikasi Mahasiswa dan Mitranya”, kepala LSP Polbeng, Zainal Abidin mengungkapkan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas SDM dan untuk mendukung LSP Politeknik Negeri Bengkalis yang baru saja dibentuk.

Kegiatan Pelatihan dan Uji Sertifikasi Asesor Kompetensi dilaksanakan selama lima hari, 20 sampai 24 Desember 2016 di Aula Gedung Utama dengan pemateri Ibu Inez Mutiara dan Ibu Siwystika Rahayu dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sedangkan Workshop Penyusunan Dokumen Skema Kompetensi (TUK) dilaksanakan selama tiga hari, 20 sampai 22 Desember 2016 di ruang lab Rekayasa Perangkat Lunak Teknik Informatika dengan pemateri Ibu Diyan Sumanti serta dua orang asesor lainnya yang juga dari BNSP.

Untuk masing-masing kegiatan, setiap jurusan mengirimkan tiga orang dosen/tendik sebagai peserta dalam kegiatan tersebut. Pelatihan dan Uji Sertifikasi Asesor Kompetensi merupakan pelatihan yang dilaksanakn untuk kedua kalinya di Politeknik Negeri Bengkalis, sedangkan Workshop Penyusunan Dokumen Skema Kompetensi (TUK) menjadi kegiatan yang pertama kalinya. (imy)