Polbeng Mengadakan Acara “Coffee Morning” Bersama Insan Pers

05 Januari 2017 | Andriano


Politeknik Negeri Bengkalis adalah salah satunya Politeknik Negeri di Provinsi Riau yang memiliki visi Menjadi perguruan tinggi vokasi terkemuka berstandar Nasional dan Internasional.

Sejak bertukar status menjadi Politeknik Negeri, perkembangan Polbeng yang sudah meraih segudang prestasi ini cukup luar biasa. Tidak hanya dari peningkatan jumlah mahasiswanya tapi juga gedung-gedung kampus yang terus bertambah begitu juga jumlah prodinya.

Pada acara Coffee Morning Bersama Insan Pers yang bertema “ Peran Pers Untuk Mendorong Keberpihakan Pemda Dalam Rangka Penguatan dan Pengembangan PTN di Daerahnya Sesuai dengan Amanah UU No. 12 Tahun 2012”  Milchan menyampaikan beberapa harapan Polbeng di hadapan wartawan dan Civitas Akademika Polbeng, Kamis (5/1/2017), di gedung  Aula Polbeng

“Memang dalam ketenuannya setelah lima tahun berubah status menjadi negeri, hibah dari Pemda itu telah berakhir.  Tapi bukan berarti Pemda tidak boleh atau tidak bisa memberikan hibah kepada Polbeng, hibah dari Pemda tetap bisa dilakukan dan itu  sesuai dengan Undang-Udang No 12 Tahun 2012 yang mengamanatkan Pemerinta Daerah  boleh membantu perkembangan Pendidikan Tinggi di daerahnya,” sebut Direktur Politeknik Negeri Bengkalis, Milchan MT.

Diakui Milcan, khusus untuk Jurusan Kemaritiman dan Perminyakan, dibutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Untuk itu, campur tangan Pemerintah Daerah sangat diharapkan.

“Alhamdulillah, untuk jurusan Kemaritiman sudah dibuka sejak dua tahun lalu, namun masih banyak sarana yang kita butuhkan. Sedangkan Perminyakan, Insyaallah tahun ini akan mulai menerima mahasiswa baru, dan sesuai rencana awal kampusnya berada di Duri Kecamatan Mandau,”sebut Milchan lagi.

Dalam kesempatan tersebut, Milchan juga menyampaikan rencana besar Polbeng ke depan, salah satunya adalah mendirikan program Magister pada tahun 2020 mendatang. Untuk mendukung program tersebut pihaknya sudah melakukan berbagai langkah, diantaranya mendorong para dosen Polbeng untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S3.

“Kalau sudah magister, pastinya dosen yang mengajar harus S3, tidak boleh S2. Soal program Magister ini, tetap S2-nya S2 Terapan. Harapan kita tentunya, apa yang menjadi impian kita bersama ini bisa terwujud dan saatnya nanti Polbeng akan menjadi tumpuan berbagai kalangan,” sebutnya.
 
Terakhir, Milchan menyampaikan, bahwa Polbeng tetap berkomitmen membantu mewujudkan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam hal membangun SDM dan membantu dalam hal mewujudkan Bengkalis sebagai pusat pendidikan terpadu.

“Kami juga ikut berpartisipasi untuk mengurangi angka pengangguran dengan menyiapkan anak negeri dalam memasuki dunia kerja. Polbeng milik kita bersama, menjadi tanggungjawab kita untuk sama-sama membesarkannya,” ujarnya.

Shared