Beranda \ Berita Polbeng \ Karya Inspiratif Mahasiswa Bidikmisi Polbeng Lolos 20 Besar Ajang TIMDiksi Nasional 2017

Karya Inspiratif Mahasiswa Bidikmisi Polbeng Lolos 20 Besar Ajang TIMDiksi Nasional 2017

 06 Oktober 2017     Andriano


Civitas akademika patut kembali berbangga dengan prestasi mahasiswanya, pasalnya beberapa waktu lalu baru saja diumumkan bahwa karya salah satu mahasiswa bidikmisi Politeknik Negeri Bengkalis berhasil lolos 20 besar lomba kisah inspiratif ajang Temu Ilmiah Mahasiswa Bidikmisi (TIMDiksi) Nasional 2017 yang diadakan oleh Universitas Mataram.

Kisah inspiratif dari mahasiswa Polbeng tersebut adalah karya Nur Aspaliza, mahasiswi semester tujuh  Program Studi Teknik Perancangan Jalan dan Jembatan. Dengan judul “Kekuatan Tekad“, karya Nur Aspaliza ini berhasil menempatkan diri di 20 posisi teratas mengalahkan karya-karya lainnya dan akan mengikuti seleksi tahap selanjutnya untuk menentukan tiga karya terbaik.

Pendaftaran untuk lomba ini telah dibuka pada bulan Juli lalu dan berakhir pada tanggal 30 September dengan tiga gelombang pendaftaran. Nur Aspaliza sendiri mengaku mengirimkan karyanya pada pendaftaran gelombang kedua saat beliau sedang melaksanakan Kerja Praktek di Batam.

Setelah pendaftaran berakhir, pihak penyelenggara melaksanakan seleksi untuk 20 besar pada tanggal 1 s/d 6 Oktober dan telah mengumumkan hasilnya. Untuk tahapan akhir, penyelenggara akan melakukan seleksi keduapuluh karya tersebut untuk mencari tiga karya terbaik mulai tanggal 7 s/d 15 Oktober.

Lomba penulisan karya inspiratif ini dibuka kepada seluruh mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi di seluruh perguruan tinggi di Indonesia dimana peserta diminta untuk menulis karya berupa kisah nyata (autobiografi) berdasarkan pengalaman pribadi dalam perjuangan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi melalui bidikmisi.

Dengan mengusung tema “Apresiasi Anak Bangsa Melalui Goresan Pena”, 20 karya paling menginspirasi akan dibukukan dan masuk dalam tahapan seleksi tiga karya terbaik. Sebagai mahasiswi yang karyanya berhasil lolos seleksi lomba tersebut, Nur Aspaliza mengaku sangat senang.

“Saya merasa sangat senang bisa lolos 20 besar. Semoga karya saya ini bisa menginspirasi mahasiswa bidikmisi, khususnya di Politeknik Negeri Bengkalis,” harapnya. (IRM)