Beranda \ Berita Polbeng \ Kuliah Praktisi Teknik Elektro, Narasumber Berbagi Tips Sukses di Dunia Kerja

Kuliah Praktisi Teknik Elektro, Narasumber Berbagi Tips Sukses di Dunia Kerja

 12 November 2017     Andriano


Menghadirkan Bapak Risnandar dari PT. Dalle Operation Service dan Bapak Al Hafis dari PT. Archetype Indonesia sebagai narasumber, Minggu (12/11) lalu, Jurusan Teknik Elektro menggelar kegiatan kuliah praktisi di ruang Aula Gedung Utama. Kegiatan ini dibagi menjadi dua sesi, dimana mulai pukul 08.00 sampai 12.00 diperuntukkan bagi mahasiswa Program Studi D IV Teknik Listrik, sedangkan pada siang harinya untuk mahasiswa Program Studi D III Teknik Elektronika yang dimulai pada pukul 13.00 WIB.

Tema yang di usung dalam kuliah praktisi Teknik Elektro tahun ini adalah "Sukses di Dunia Kerja" yang memang melekat dengan mahasiswa ketika sudah lulus dan terjun ke dunia kerja nantinya.

Kuliah praktisi ini secara langsung diresmikan oleh Wakil Direktur III Polbeng, Teguh Widodo yang dalam sambutannya menyampaikan peluang dan tantangan bidang listrik dan elektronika di Indonesia seiring dengan program pembangunan yang dicanangkan pemerintah.

Oleh karena itu beliau mengharapkan ilmu dan tips untuk sukses di dunia kerja yang akan dibagi oleh narasumber dapat diambil dan di terapkan oleh mahasiswa saat menapaki dunia kerja kelak. Hal ini mengingat narasumber yang diundang merupakan salah satu potret individu yang sukses di dunia kerja yang mereka tekuni.

"Semoga kegiatan ini dapat  wawasan dan ilmu adik-adik sekalian agar belajar lebih giat lagi unutk menjadi sosok-sosok sukses," ujar Teguh.

Harapan senada turut disampaikan oleh Ketua Program Studi D IV Teknik Listrik, Stephan. Menurut beliau, berada di dunia industri memerlukan keterampilan yang mumpuni. Oleh karena itu, sudah menjadi tugas pendidik untuk memberikan bekal sesuai dengan permintaan industri kepada peserta didik.

"Dunia industri dan pendidikan ini selalu berjalan beriringan, semoga dengan adanya kuliah praktisi ini kita semakin mengerti akan kebutuhan industri dan dunia kerja," tutup Stephan. (IRM)