Beranda \ Berita Polbeng \ Hibah Alat Pengaduk Lempuk Tim Pengabdian Polbeng Jadi Solusi Permasalahan UKM Lempuk Durian di Selatbaru

Hibah Alat Pengaduk Lempuk Tim Pengabdian Polbeng Jadi Solusi Permasalahan UKM Lempuk Durian di Selatbaru

 12 Februari 2018     Andriano


Pada tahun 2017 lalu, ada enam usulan Pengabdian Politeknik Negeri Bengkalis yang lolos dana hibah DIKTI, salah satunya adalah Iptek bagi Masyarakat (IbM) berupa alat pengaduk lempuk durian.

Tim pengabdian yang terdiri dari Akmal Indra, Beni Syahputra, dan Agus Sutanto ini telah menghibahkan alat pengaduk lempuk durian ini ke salah satu UKM di Desa Selatbaru, Kecamatan Bantan.

Menurut Akmal, ketua tim, ide untuk membuat alat pertama kali muncul setelah ditemukan masalah  pada proses pengadukan lempuk  yang memerlukan tenaga yang besar terutama saat lempuk mulai mengeras, sementara lempuk harus diaduk secara kontinu agar tidak gosong.

Oleh karena itu tim merasa perlu menciptakan alat pengaduk yang digerakkan secara mekanik untuk menggantikan tenaga manusia.

Alat yang dirancang oleh tim pengabdian ini memanfaatkan motor penggerak dan meneruskan putaran ke poros pengaduk sehingga daun pengaduk akan mengaduk lempuk tanpa menggunakan tenaga manusia.

Akmal menambahkan alat ini bekerja dengan sistem mekanik yang sederhana dan semua suku cadang tersedia di Bengkalis. Selain itu alat ini dinilai aman karena daun pengaduk lempuk terbuat dari kayu dan semua komponen alat yang bersentuhan langsung dngan lempuk terbuat dari besi stainless.

Saat ini UKM yang menjadi mitra pengabdian tersebut telah memanfaatkan alat ini untuk kegiatan produksi sehingga produksi lempuk yang sebelumnya hanya 50 kg 8 jam dengan tenaga manusia menjadi 50 per 5 jam setelah menggunakan alat ini.

Penghibahan alat ini juga ditanggapi dengan baik oleh pihak UKM karena permasalahan pengadukan lempuk dapat teratasi dengan IbM yang telah dibuat. (IRM)