Beranda \ Berita Polbeng \ Kembali Digelar, 100 Peserta Ikuti TOEIC® Institusional Polbeng

Kembali Digelar, 100 Peserta Ikuti TOEIC® Institusional Polbeng

 15 Mei 2018     Irmayanti


Bekerjasama dengan International Test Center (ITC) Jakarta, Polbeng kembali menggelar Test of English for International Communication (TOEIC)® Institusional bagi mahasiswa dan dosen di lingkungan Polbeng. Tes Bahasa Inggris yang sudah menjadi agenda tahunan Polbeng ini digelar pada Selasa (15/5) pagi. Tes yang diikuti oleh 85 mahasiswa dan 15 dosen ini dimulai pada pukul 07.30-10.00 WIB. Ada empat ruangan yang dipakai untuk tes, yakni Aula Gedung Utama dan tiga labor Prodi Bahasa Inggris Bisnis di Gedung C.

Mahasiswa yang mengikuti tes ini adalah mahasiswa semester akhir dari berbagai jurusan yang diseleksi secara internal dan telah lolos (TOEIC)® di tingkat Polbeng. Dengan 200 soal (TOEIC)® berstandar internasional yang secara langsung disiapkan dan dibawa dari Jakarta, mahasiswa akan di tes kemampuan Bahasa Inggrisnya dengan menyelesaikan 100 soal Listening dan 100 soal Reading. Sertifikat yang akan diperoleh nantinya dapat digunakan sebagai nilai tambah untuk melamar kerja di perusahaan-perusahaan yang memang mensyaratkan Bahasa Inggris.

Sebelum tes ini digelar, para peserta juga telah mengikuti Seminar (TOEIC)® bertemakan “Why English Matters?” yang langsung diisi oleh personil ITC, Benyamin Go pada Senin (14/5) siang di Aula Gedung Utama. Acara tersebut turut dihadiri oleh Direktur, Muhamad Milchan serta Wakil Direktur I, Kasmawi dan Wakil Direktur III, Teguh Widodo.

Milchan menyampaikan kepada para peserta akan pentingnya Bahasa Inggris untuk meningkatkan kualitas diri. “Bahasa Inggris adalah syarat untuk kuliah ke luar negeri dan juga memenuhi kebutuhan industri saat ini,” ungkap beliau.

Sementara dalam materi seminar, Benyamin Go banyak menjelaskan kepada para peserta kenapa Bahasa Inggris saat ini menjadi kebutuhan. Menurut penjelasan Benyamin, saat ini banyak industri yang menjadikan hasil (TOEIC)® sebagai patokan kemampuan Bahasa Inggris individu untuk bersaing di dunia kerja. Indonesia yang saat ini menduduki peringkat keempat se Asia dalam hal nilai rata-rata (TOEIC)® harus mampu meningkatkan kemampuan menggunakan bahasa internasional ini terutama di era MEA dimana banyak pekerja asing yang mulai masuk ke Indonesia sehingga individu yang tidak membekali diri dengan Bahasa Inggris akan tertinggal dan kalah bersaing. Seminar ini dimulai pada pukul 15.00 dan berakhir pukul 16.30 WIB. (IRM)