Beranda \ Berita Polbeng \ LSP Polbeng Gelar Serentak Sertifikasi untuk 5 Skema Kompetensi

LSP Polbeng Gelar Serentak Sertifikasi untuk 5 Skema Kompetensi

 17 September 2018     Andriano


Dengan disetujuinya penambahan ruang lingkup skema sertifikasi melalui sidang pleno BNSP tanggal 28 Agustus 2018, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Politeknik Negeri Bengkalis sejak 6 September lalu sukses menggelar uji kompetensi mahasiswa dengan lima skema kompetensi, yakni Welding Supervisor (Jurusan Teknik Perkapalan), Jenjang Kualifikasi 3 Bidang Administrasi Profesional (Jurusan Administrasi Niaga), Teknisi Akuntansi Muda (Jurusan Administrasi Niaga), Pengoperasian Peralatan Kelistrikan Dan Elektronika Berbasis PLC (Jurusan Teknik Elektro) dan Junior Web Programmer (Jurusan Teknik Informatika).

Menurut informasi dari pihak LSP Polbeng, uji kompetensi ini telah dimulai sejak 6 September dan berakhir pada 15 September lalu. Ada beberapa tahapan tes yang harus diikuti mahasiswa dalam uji kompetensi ini, dimulai dari tes tertulis, uji observasi dan terakhir ujian lisan (wawancara).

Sebanyak 287 peserta, dengan rincian 74 peserta untuk Skema  Welding Supervisor, 99 peserta untuk Skema Jenjang Kualifikasi 3 Bidang Administrasi Profesional, 10 peserta untuk Skema Teknisi Akuntansi Muda, 48 peserta untuk Skema Pengoperasian Peralatan Kelistrikan Dan Elektronika Berbasis PLC dan 56 peserta untuk Skema Junior Web Programmer mengikuti rangkaian tes untuk dinyatakan kompeten dan memperoleh sertifikat kompetensi untuk dipakai di dunia kerja nantinya.

Untuk mengawasi jalannya uji kompetensi, pihak BNSP Pusat yang diwakili Hasnawati dan Silvia Wahyuni Harahap berada di Polbeng dan melihat langsung ke masing-masing Tempat Uji Kompetensi (TUK) mulai tanggal 12-14 September. Dari hasil kunjungan tersebut, uji kompetensi di LSP Politeknik Negeri Bengkalis dengan skema diatas dinyatakan sudah dapat dilaksanakan dan diteruskan hingga selesai. Penerbitan sertifikat kompetensi dapat diurus setelah peserta ditetapkan kompeten dalam Rapat Komite Teknis LSP Politeknik Negeri Bengkalis.

Menurut Zainal Abidin, ketua LSP Polbeng, 21 asesor yang menjadi penguji peserta uji kompetensi kali ini sepenuhnya terdiri dosen-dosen Polbeng yang telah memiliki sertifikat BNSP.

"Kita berharap agar dosen yang menjadi asesor dalam uji kompetensi ini dapat menjalankan fungsinya dengan baik," harap Zainal.

Zainal Abidin menambahkan dengan terlisensinya lima skema diatas, kini LSP Politeknik Negeri Bengkalis telah memiliki tujuh skema sertifikasi yang berlisensi. Dua skema sertifikasi yang pertama kali berlisensi, yakni Pemasangan Instalasi Listrik Bangunan Sederhana (Rumah Tinggal, Sekolah dan Ibadah) untuk Jurusan Teknik Elektro dan Estimator Biaya Jalan untuk Jurusan Teknik Sipil, telah terlaksana dengan 146 peserta.

"Kami berterima kasih kepada semua pihak, baik dosen, laboran maupun staf yang turut serta dan terlibat selama pelaksanaan uji kompetensi ini, semoga bernilai ibadah," tutupnya.

Selanjutnya, LSP akan mengajukan anggaran ke Dewan Pengarah untuk meng-RCC asesor yang akan dan sudah habis masa lisensinya. (IRM)