Lompat ke konten utama

Politeknik Negeri Bengkalis

Bantu UMKM Keripik Cabe Bunda Tingkatkan Produksi, Dosen Politeknik Negeri Bengkalis Hibahkan Teknologi Mesin Perajang Ubi

Bengkalis — Dosen Politeknik Negeri Bengkalis, Firman Alhaffis dan Jaroji, melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di UMKM Keripik Cabe Bunda milik Sri Suryawati dengan menyerahkan mesin perajang ubi pada Kamis, 14 November 2024. Usaha yang telah berdiri sejak tahun 1990 ini dikenal luas di Kota Bengkalis karena produk keripik cabenya yang renyah dan lezat. Namun, di balik kesuksesannya, Sri menghadapi kendala besar dalam proses produksi.

Selama ini, proses perajangan ubi masih dilakukan secara manual, yang memakan waktu lama dan melelahkan. “Sudah beberapa kali saya mencoba menggunakan mesin perajang, tetapi hasilnya selalu hancur dan tidak merata,” ungkap Sri. Dengan keterbatasan alat, beliau hanya mampu memproduksi 300 kg keripik cabe per hari, meskipun permintaan pasar jauh lebih tinggi dari itu.

Melalui pendanaan PNBP Politeknik Negeri Bengkalis, Firman Alhaffis bersama tim menciptakan sebuah mesin perajang ubi modern. Mesin ini dirancang untuk menghasilkan rajangan ubi yang seragam, tidak pecah, dan lebih efisien dibandingkan metode manual. “Dengan alat ini, kami berharap dapat membantu UMKM seperti Bu Sri meningkatkan kapasitas produksinya dan memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat,” ujar Firman.

Sri merasa sangat terbantu dengan inovasi ini. “Kami sangat senang menerima bantuan ini. Mesin ini mempermudah pekerjaan kami dan memungkinkan kami untuk meningkatkan produksi,” katanya dengan penuh semangat.

Diharapkan dengan adanya alat ini, UMKM Keripik Cabe Bunda dapat berkembang lebih pesat dan memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal di Bengkalis. Kegiatan pengabdian ini sekaligus menjadi bukti nyata peran perguruan tinggi dalam mendukung UMKM untuk meningkatkan daya saing melalui teknologi. (HUM)

Share This :