BENGKALIS – Mahasiswa Program Studi Rekayasa Perangkat Lunak, Jurusan Teknik Informatika, Politeknik Negeri Bengkalis mengadakan pertemuan dengan Direktur Politeknik Negeri Bengkalis, Johny Custer, di ruang direktur pada Kamis, (13/2). Pertemuan ini membahas implementasi aplikasi pengelolaan bank sampah yang telah dikembangkan mahasiswa dalam program Project-Based Learning (PBL).
Turut hadir dalam pertemuan ini dosen pembimbing, Muhammad Ridho Nosa, serta perwakilan pengelola bank sampah Polbeng, Asniarti dan Nursyafni Maria. Aplikasi ini dirancang untuk mendigitalisasi pencatatan transaksi dan pengelolaan data bank sampah, yang sebelumnya masih dilakukan secara manual.
Saat ini, Politeknik Negeri Bengkalis telah memiliki bank sampah yang didirikan dengan dukungan hibah dana CSR dari PT. Pegadaian, dengan mahasiswa sebagai target utama nasabah. Seiring dengan meningkatnya jumlah nasabah, sistem digital diperlukan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan. Oleh karena itu, uji coba aplikasi akan dilakukan di lingkungan kampus sebelum diterapkan lebih luas.
Direktur Politeknik Negeri Bengkalis, Johny Custer, berharap aplikasi ini dapat mendukung operasional bank sampah kampus sebelum diperluas ke tingkat kabupaten atau bahkan nasional. Ia juga menekankan pentingnya inovasi mahasiswa dalam menciptakan solusi berbasis teknologi. “Mahasiswa harus terus berinovasi agar teknologi yang mereka kembangkan tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Dosen pembimbing, Muhammad Ridho Nosa, menegaskan pentingnya evaluasi dan pengembangan aplikasi sebelum diterapkan secara luas. ” Kami ingin memastikan aplikasi yang telah dirancang ini user-friendly dan mudah digunakan oleh pengelola serta nasabah bank sampah,” ungkapnya.
Dengan adanya inovasi ini, diharapkan mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis dapat terus berkontribusi dalam pengembangan teknologi yang mendukung keberlanjutan lingkungan di Kabupaten Bengkalis. (HUMAS)
Polbeng Lantik Sejumlah Pejabat Struktural Periode 2026–2030
