BENGKALIS – Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Mesin menyelenggarakan MECHANOVA 2026 (Mechanical English & Career Innovation Festival) pada Kamis, 23 Juli 2026, di Ruang Mini Conference GKT 1. Kegiatan ini menjadi penyelenggaraan perdana di Polbeng yang bertujuan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris sekaligus membekali mahasiswa menghadapi dunia kerja.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan seminar Mechanical Career Launchpad yang menghadirkan Asri Zulbeni dari Pertamina Hulu Rokan (PHR) sebagai narasumber. Seminar tersebut diikuti oleh mahasiswa semester 8 Program Studi Teknik Mesin Produksi dan Perawatan (TMPP) dengan materi seputar persiapan menghadapi wawancara kerja dalam bahasa Inggris, cara memperkenalkan diri secara profesional, serta membangun komunikasi yang efektif saat proses rekrutmen.
Memasuki sesi siang, kegiatan dilanjutkan dengan Engineering Pitch Competition yang diikuti oleh mahasiswa Polbeng. Dalam kompetisi ini, peserta mempresentasikan berbagai ide bisnis dan inovasi dalam bahasa Inggris di hadapan dewan juri yang terdiri atas Asri Zulbeni (PHR), Erick Maunanta (Gekrafs Bengkalis), dan Desi Wahana (dosen). Kompetisi ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan presentasi, berpikir kritis, serta menyampaikan gagasan secara komunikatif.

Ketua Panitia, Agnes Arum Budiana, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, juri, dan peserta yang telah berpartisipasi menyukseskan penyelenggaraan MECHANOVA 2026. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum yang baik karena merupakan ajang pertama di Politeknik Negeri Bengkalis yang menggabungkan pembekalan wawancara kerja dan kompetisi pitching bisnis dalam bahasa Inggris.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa memiliki kesempatan besar untuk belajar menghadapi wawancara kerja menggunakan bahasa Inggris sekaligus mencoba menyampaikan ide bisnis secara percaya diri. Kami berharap pengalaman ini dapat meningkatkan kompetensi dan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja,” ujarnya.
Melalui MECHANOVA 2026, Jurusan Teknik Mesin berharap mahasiswa tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga kemampuan komunikasi berbahasa Inggris yang menjadi salah satu keterampilan penting dalam menghadapi persaingan di dunia industri maupun tingkat global. (HUMAS)
