Lompat ke konten utama

Politeknik Negeri Bengkalis

Konsisten Terapkan Program Berbasis SDGs, Polbeng Jadi Kampus Paling Berkelanjutan di Riau Versi UI GreenMetric 2026

BENGKALIS – Konsistensi Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) dalam menerapkan program hijau berbuah manis. Polbeng resmi dinobatkan sebagai kampus paling berkelanjutan di Provinsi Riau dalam UI GreenMetric World University Rankings 2026, dengan menempati posisi ke-105 nasional dan ke-978 dunia.

UI GreenMetric World University Rankings menilai seberapa serius sebuah kampus menjalankan komitmen sebagai kampus hijau dan ramah lingkungan. Penilaian tahun 2026 mencakup tujuh kategori utama, yaitu Setting and Infrastructure, Energy and Climate Change, Waste, Water, Transportation, Education and Research, serta Governance and Digitalization. Tahun ini, UI GreenMetric diikuti 2.016 institusi dari 110 negara, menjadikannya sistem pemeringkatan universitas global terbesar yang khusus menilai kinerja keberlanjutan institusi pendidikan tinggi.

Posisi Polbeng berada di atas dua perguruan tinggi besar lain di Riau. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau berada di posisi ke-109 nasional dan ke-1.030 dunia, disusul Universitas Riau (Unri) di peringkat ke-111 nasional dan ke-1.046 dunia.

Di tengah ketatnya persaingan, pencapaian tahun ini menandai lonjakan signifikan. Polbeng berhasil naik sekitar 65 peringkat dari posisi dunia ke-1.043 pada tahun 2025 menjadi ke-978, dengan raihan skor 5.695.

Labriel Hadi, Sekretaris Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Polbeng yang juga bagian dari tim pengumpul data untuk UI GreenMetric, menyampaikan bahwa selama satu tahun terakhir Polbeng giat menjalankan program yang selaras dengan 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

“Contohnya, untuk pengabdian dan penelitian, kami fokus pada program yang mengarah ke SDGs, seperti memperbanyak penanaman pohon dan mangrove, hingga menjadi pembina bagi kelompok petani dalam mengelola lahan,” ujar Labriel.

Ia juga tidak menampik masih ada tantangan yang perlu diperbaiki ke depan, terutama terkait pendokumentasian data. “Salah satu tantangan yang harus diperbaiki adalah masih banyak data program kita yang belum dimasukkan karena keterbatasan arsip. Ke depannya, kita harus mulai mendokumentasikan setiap kegiatan secara lebih tertib dan berkelanjutan,” ujarnya.

Di samping capaian di UI GreenMetric, komitmen keberlanjutan Polbeng juga terlihat lewat sejumlah langkah nyata. Baru-baru ini, Polbeng menjadi kampus pertama di Riau yang dipercaya PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (PLN UP3) untuk pemasangan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di lingkungan kampus.

Direktur Polbeng, Johny Custer, menegaskan bahwa kehadiran SPKLU ini bukan sekadar penambahan fasilitas pengisian kendaraan listrik. “Lebih dari itu, fasilitas ini menjadi bagian dari upaya bersama mendukung kebijakan pemerintah di bidang transisi energi, pengembangan ekosistem kendaraan listrik, efisiensi energi, serta pembangunan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ujar Johny.

Johny juga mengungkapkan bahwa Polbeng tengah membangun gedung yang akan difungsikan sebagai bengkel praktik tempat mahasiswa merakit panel surya. Langkah ini sejalan dengan komitmen Polbeng yang telah memasang panel surya di sejumlah gedung kampus.

Dengan pencapaian ini, Polbeng akan terus memperkuat program-program berkelanjutan di berbagai lini, mulai dari infrastruktur ramah lingkungan, energi bersih, hingga pengabdian masyarakat berbasis SDGs, sebagai bagian dari tanggung jawab kampus terhadap kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Foto dan Naskah: Tim Humas Polbeng

Share This :