Dalam rangka mengembangkan kompetensi serta meningkatkan kreativitas dan inovasi siswa, Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Bengkalis sukses menyelenggarakan kompetisi Programmable Logic Controller (PLC) tingkat siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Provinsi Riau pada Sabtu, 16 November 2024.
PLC (Programmable Logic Controller) adalah perangkat elektronik yang digunakan untuk mengontrol dan mengotomasi proses industri. PLC bekerja dengan cara menerima input dari sensor, memprosesnya berdasarkan program yang telah ditentukan, lalu menghasilkan output untuk mengendalikan mesin atau sistem.
Kompetisi ini dibuka langsung oleh Wakil Direktur 1 Polbeng, Romadhoni, di ruang aula gedung Teknik Informatika. Sebanyak 8 tim perwakilan dari 8 SMK di Riau, termasuk SMKN 1 Pangkalan Kerinci, SMKN 5 Pekanbaru, SMKN 2 Mandau, SMKN 1 Koto Gasip, SMKN 2 Dumai, SMKN 3 Dumai, SMKN 5 Dumai, dan SMK Taruna Persada Dumai, berpartisipasi dalam kompetisi tersebut.
Setelah acara pembukaan, seluruh peserta pindah ke gedung Teknik Elektro untuk memulai kompetisi. Dalam kompetisi ini, setiap tim diberikan berbagai kasus teknis yang menuntut mereka berpikir cepat, tepat, dan kreatif. Dewan juri, yang terdiri dari Afridon, Agustiawan, dan Hikmatul Amri, melakukan penilaian berdasarkan kecepatan dan ketepatan penyelesaian soal, serta efisiensi program ladder yang dibuat.
Hasil akhir kompetisi menetapkan SMK Taruna Persada Dumai sebagai Juara 1, diikuti oleh SMKN 1 Pangkalan Kerinci sebagai Juara 2. SMKN 5 Dumai meraih Juara 3 sekaligus penghargaan untuk Algoritma Terbaik, sementara Juara Harapan diraih oleh SMKN 2 Mandau. Para pemenang mendapat apresiasi atas kerja keras dan dedikasi mereka dalam menyelesaikan tantangan yang diberikan.
Pihak Jurusan Teknik Elektro mengungkapkan rasa bangga atas keberhasilan acara ini. “Kami sangat senang melihat tingginya antusiasme peserta serta keterampilan luar biasa yang mereka tunjukkan selama kompetisi. Harapan kami, kegiatan ini dapat terus meningkatkan pemahaman siswa tentang teknologi otomasi industri serta mendorong inovasi dan kreativitas mereka,” ujar Marzuarman, ketua panitia.
Sementara itu, Ketua Jurusan Teknik Elektro, M. Nur Faizi, berharap kompetisi ini dapat diselenggarakan secara rutin setiap tahun dan ditingkatkan ke level yang lebih tinggi, seperti kompetisi nasional. “Kami juga berharap ajang ini menjadi wadah untuk mempererat hubungan antara sekolah, profesional, dan akademisi di bidang teknik, serta memberikan kontribusi positif bagi perkembangan teknologi otomasi di Indonesia,” tutupnya. (HUM
