BENGKALIS – Wakil Direktur II, Politeknik Negeri Bengkalis, Guswandi, bersama sejumlah dosen dan tenaga kependidikan menyambut kedatangan Delegasi International Environmental Cooperative Association (IECA) dari Kota Ube, Jepang pada Kamis (5/6) di ruang rapat Gedung Kuliah Terpadu 3. Delegasi yang terdiri dari Ihara Daisuke (Sekjen Ube IECA), Mayumi Takeshige (Sekretariat Ube IECA), dan Taki Kitada (penerjemah Ube IECA) ini turut didampingi oleh staf Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Bengkalis dan Sentral Muda Bestari (Semesta), sebuah komunitas pengembangan kapasitas pemuda bidang kesehatan, pendidikan, dan lingkungan di Bengkalis.
Ube IECA sendiri merupakan sebuah organisasi kerja sama internasional yang bergerak di bidang lingkungan di Jepang. Organisasi ini telah bekerja sama sejak 2008 dengan Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam menjalankan berbagai program pengelolaan dan pelestarian lingkungan.
Kedatangan delegasi IECA sejak 2 Juni lalu ini juga bertujuan untuk menawarkan sebuah proyek berskema lingkungan hidup yang didanai oleh APBN Jepang. Proyek yang ditawarkan berfokus pada Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan (Education for Sustainable Development atau ESD). Lokasi proyek ini akan dilaksanakan di Desa Kelapapati, Kecamatan Bengkalis, berkolaborasi dengan Semesta dan komunitas lingkungan lainnya di Bengkalis.

Kunjungan ini bertujuan untuk mensosialisasikan proyek tersebut dengan harapan lebih banyak pihak yang mengetahuinya dengan bantuan Polbeng. Delegasi juga datang untuk melihat pengelolaan sampah di Polbeng yang memang memiliki bank sampah. Setelah pengenalan singkat kampus yang disampaikan oleh Wakil Direktur II, serta pemaparan sekilas mengenai Ube IECA dari Mr. Ihara, dan beberapa pemaparan riset dari dosen Polbeng, delegasi selanjutnya diajak melihat Bank Sampah yang dikelola oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Polbeng yang berlokasi di belakang Gedung Teknik Informatika.

Dalam kesempatan tersebut, Nursyafni Maria, selaku perwakilan pengelola Bank Sampah, menjelaskan beberapa hal kepada delegasi, termasuk jenis-jenis sampah yang diterima, sistem penyimpanan dan pengelolaan, serta manfaat yang diperoleh nasabah.

Polbeng sendiri menyambut baik kunjungan delegasi IECA dan dengan senang hati membantu mensosialisasikan proyek yang akan dilaksanakan. “Semoga ada peluang kolaborasi kita dengan Ube IECA dalam kegiatan pengelolaan dan pelestarian lingkungan,” ucap Guswandi.
Kedatangan delegasi dari organisasi internasional ini diharapkan semakin membuka peluang kolaborasi dan kerja sama Polbeng sebagai institusi pendidikan dengan institusi di luar kampus yang bergerak di berbagai bidang. (HUMAS)
