BENGKALIS – Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2026 yang akan diselenggarakan di Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) kian mendekati hari pelaksanaan. Acara yang akan berlangsung pada 14–17 September 2026 ini tercatat telah memasuki tahap persiapan sebesar 80 persen, mencakup revitalisasi waduk, pemasangan spanduk promosi, hingga penyiapan venue pertandingan.
Venue pelaksanaan KKI 2026 akan tersebar di tiga titik lokasi. Lapangan Tugu akan digunakan sebagai lokasi pembukaan dan penutupan acara, Waduk PDAM Tirta Terubuk akan menjadi arena lomba kategori Autonomous Surface Vessel (ASV), Electric Remote Control (ERC), dan Fuel Engine Remote Control (FERC), sementara kampus Polbeng akan menjadi lokasi lomba kategori Inovasi Desain dan Konstruksi (IDK), Remotely Operated Underwater Vehicle (ROV), dan Inovasi Sistem Permesinan dan Kelistrikan (ISPK).
Selain rangkaian perlombaan, KKI 2026 juga akan diisi dengan kegiatan Car Free Night yang digelar bekerja sama dengan UMKM lokal Bengkalis. Kolaborasi ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Polbeng dalam turut memajukan UMKM di daerah.
Dari sisi akomodasi, Wakil Ketua Pelaksana KKI 2026, Budhi Santoso, menyampaikan bahwa hingga saat ini masih terdapat 10 dari total 52 kampus finalis KKI 2026 yang belum memastikan kebutuhan akomodasinya, karena masih menunggu proses administrasi di kampus masing-masing. Meski demikian, ia memastikan ketersediaan tempat penginapan sudah aman.
Sejauh ini, di luar 10 kampus yang masih dalam proses konfirmasi tersebut, panitia memastikan akan ada 961 orang yang hadir dalam kegiatan ini, terdiri atas peserta dan pembimbing dari berbagai kampus se-Indonesia. “Rencana kedatangan sendiri akan mulai berdatangan di tanggal 11, 12, 13. Ada yang melalui jalur udara dan tim panitia akan menyambut di bandara, lalu ada juga yang menggunakan jalur laut dengan perjalanan darat memakai bus,” ujar Budhi.
Budhi juga mengimbau seluruh peserta agar dapat tiba di Bengkalis paling lambat pada 12 September 2026 atau hari Sabtu, guna menghindari kepadatan pada hari Minggu. “Kami mengimbau peserta maksimal sudah sampai Sabtu, atau paling lambat Minggu siang, karena Minggu sore biasanya ramai oleh masyarakat yang balik dari Pekanbaru ke Bengkalis,” jelasnya.
Terkait transportasi penyeberangan, Budhi menyampaikan bahwa panitia telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) terkait pengoperasian kapal Roll-on Roll-off (Ro-Ro). Berdasarkan koordinasi tersebut, akan ada empat unit kapal yang beroperasi seperti biasa, ditambah satu unit kapal yang disiagakan sebagai armada cadangan. Khusus untuk momentum KKI 2026, kemungkinan akan disediakan satu unit kapal prioritas yang dapat digunakan secara berbagi, yakni separuh kapasitas untuk peserta KKI dan separuh lainnya untuk masyarakat umum.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Polbeng optimis KKI 2026 dapat berjalan lancar dan sukses, sekaligus menjadi ajang unjuk inovasi teknologi maritim bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, tanpa melupakan dampak positifnya bagi masyarakat dan UMKM Bengkalis. HUMAS
