BENGKALIS – Jurusan Bahasa Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan keterampilan Bahasa Inggris sebagai modal membangun karier dan mengembangkan usaha di sektor bisnis dan pariwisata. Hal tersebut dibahas dalam kegiatan bertema “From English Skills to Career Success: Peluang Karier dan Kewirausahaan dalam Bisnis dan Pariwisata” yang digelar pada Senin (26/10/2026) dan diikuti 158 mahasiswa serta dosen Jurusan Bahasa.
Kegiatan menghadirkan dua narasumber, yakni Budiman Parsaoran Sihombing, CEO RICH Tour & Travel, dan Desiana Sari dari AITTA Kepri. Keduanya berbagi wawasan mengenai peluang industri, kebutuhan kompetensi, serta pemanfaatan keterampilan bahasa dalam menghadapi perkembangan dunia kerja.
Dalam pemaparannya, Budiman membahas peluang karier dan kewirausahaan di industri pariwisata. Ia menekankan bahwa kemampuan Bahasa Inggris menjadi salah satu modal penting untuk memperluas jejaring profesional, menjalin komunikasi dengan berbagai pihak, dan membuka peluang bisnis.
“Bahasa Inggris bukan sekadar keterampilan tambahan, tetapi menjadi aset penting untuk membuka peluang karier dan bisnis di industri pariwisata. Mahasiswa juga perlu mengembangkan kreativitas, kemampuan komunikasi, dan keberanian melihat peluang,” ungkap Budiman.
Sementara itu, Desiana Sari membawakan materi Digital Storytelling for Tourism Marketing yang membahas pemanfaatan narasi kreatif dan media digital dalam mempromosikan destinasi wisata. Materi ini memperlihatkan bagaimana kemampuan berbahasa dapat dipadukan dengan kreativitas dan teknologi untuk menghasilkan strategi pemasaran pariwisata yang menarik.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan jejaring kreatif, termasuk ICCN Riau dan Bengkalis Creative Network. Pada kesempatan tersebut, turut dilakukan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara AITTA Kepri dan Polbeng sebagai langkah memperkuat kolaborasi dalam pengembangan pendidikan, ekonomi kreatif, dan pariwisata daerah.
Melalui kegiatan ini, Jurusan Bahasa Polbeng berharap mahasiswa tidak hanya menguasai keterampilan Bahasa Inggris, tetapi juga mampu mengembangkannya menjadi kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri. Wawasan mengenai pemasaran digital, komunikasi profesional, dan kewirausahaan diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk memperluas peluang karier maupun membangun usaha di masa mendatang.
Naskah: Tim Humas Polbeng
Foto: Tim Jurusan Bahasa
